Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Kesehatan’

telur

Image from Wikipedia

Hmm …

Telur dan diabetes ternyata memiliki hubungan yang khusus. Medline Plus memberitakan tentang sebuah penelitian yang di publikasikan pada Diabetes Care tentang hubungan keduannya tersebut.

Penelitian yang berlangsung lama dan melibatkan 57.000 penduduk dewasa di Amerika Serikat tersebut menemukan bahwa resiko terkena diabetes tipe 2 meningkat antara 58 – 77% pada mereka yang mengkonsumsi satu butir telur sebagai sarapan tiap hari dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi telur.

Dr. Luc Djousse, ketua peneliti dari Harvard Medical School di Boston merekomendasikan untuk mengkonsumsi telur dalam jumlah yang wajar dan tidak melebihi 6 butir per minggu.

(lebih…)

Read Full Post »

Suplemen …

Pills

Hmm …

Sedikit terusik tuk menulis setelah membaca rubrik gaya hidup di Koran Tempo edisi 3 Februari 2009 dengan judul “Sehat Tanpa Suplemen” dan mengambil tagline bahwa Suplemen hanya bermanfaat untuk mereka yang berusia 65 tahun ke atas atau dalam kondisi tertentu.

Beberapa point penting menurut saya adalah

… dr Purnamawati S. Pujiarto, SpAK, MMPed pun meminta para ibu untuk hati-hati. Spesialis anak ini menyebutkan, suplemen itu bermanfaat hanya untuk orang berusia 65 tahun ke atas. Atau orang-orang yang dalam kondisi tertentu, seperti menopause, mengalami gangguan makan, menjalani diet rendah kalori. Juga mereka yang perokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, melakukan diet khusus, tengah merancang kehamilan, mempunyai kelainan metabolisme, atau penyerapan makanan dalam tubuh …

serta

(lebih…)

Read Full Post »

Berobat dengan Bijak …

sick-kid

Image by Inmagine

Hmm …

Dari hidung Bella, 3 tahun, mengucur cairan. Terkadang diselingi bersin-bersin. Sang bunda pun berpikir. “Mesti ke dokter nih, biar pileknya nggak keterusan,” tuturnya dalam hati. Ia pun mengajak suaminya. Ketiganya berangkat ke dokter langganan. “Aku mau minta obat yang cespleng biar Bella tak menderita,” ujarnya. Pola seperti ini lazim ditemukan di keluarga Indonesia. Kunjungan ke dokter adalah kunjungan untuk berobat alias meminta obat.

Padahal jelas-jelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tertera bahwa konsultasi medis adalah perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan untuk mencari penyebab terjadinya penyakit dan untuk menentukan cara-cara pengobatan. Tapi, yang terjadi di negeri ini, menurut dr Purnamawati Sujud Pujiarto, SpAK, banyak yang menganggap hanya dokterlah yang paling tahu soal obat dan kesehatan.

Direktur Medik Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, yang biasa disapa Wati ini menyebut kesehatan bukan hanya urusan dokter dan tenaga medis lainnya. Pasienlah yang paling berkepentingan, dan dokter bukan berarti orang yang paling tahu soal obat-obatan.

Pasien, menurut Wati, harus paham bahwa konsultasi medis adalah cara untuk berbagi informasi, serta meminta penjelasan dan kejelasan. Walhasil, pasien pun harus mempelajari dasar-dasar kesehatan dan proaktif bertanya dan mencari tahu. “Sehingga pemakaian obat pun dilakukan dengan bijak,” ucapnya.

(lebih…)

Read Full Post »

Photo Credit : Paul Piebinga

Hmm …

Sebetulnya nggak enak juga nge-post masalah seperti ini, tapi seperti biasa … just for educational purpose only 🙂

Saia coba menterjemahkan secara bebas sebuah artikel di RedBook, jadi mohon maaf jika ada kata² atau kalimat yang kurang jelas.

Ingat sekali lagi … educational purpose only lanjut dech … (lebih…)

Read Full Post »

Gen Selingkuh Pria …

Hmm …

Dulu ada teman yang pernah bertanya, apa sih kurangnya Kristina yang artis penyanyi dangdut itu sehingga suaminya, Al Amin Nasution, “main” dengan perempuan lain. Sebuah studi yang dilakukan di Swedia menemukan bukti bahwa pria ternyata memang berbakat menyeleweng.

Kesimpulan yang dirilis oleh tim peneliti di Institut Karolinska di Stockholm itu persis dengan apa yang selama ini ditudingkan oleh kaum wanita, yakni keretakan rumah tangga sudah ada dalam genetik para pria. Tim peneliti menyatakan bahwa varian gen yang dibawa oleh empat dari 10 pria di Swedia bisa menerangkan kenapa para pria umumnya senang “bermain api” dan kurang setia terhadap istri atau kekasihnya.

“Tentu saja ada banyak alasan untuk setiap permasalahan yang menimpa sebuah hubungan. Tapi ini adalah kali pertama sebuah varian gen yang spesifik terasosiasi dengan bagaimana para pria terikat dengan pasangannya,” kata Hasse Walum, anggota tim peneliti itu. (lebih…)

Read Full Post »

Hmm … lama gak nulis nech … lanjut dech … 🙂

Dua bocah berpakaian sederhana asyik mengisap botol susu. Yang satu berusia 2 tahun, sedangkan kakaknya lebih tua 1,5 tahun. Isi botol bening itu bukanlah cairan berwarna putih pekat, melainkan kecokelatan. Sudah bisa ditebak, itu adalah air teh. “Mau gimana lagi, sekarang semua pada mahal, terpaksa jatah minum susu si kecil dikurangi,” ujar Ani, 28 tahun, ketika ditanya alasannya tidak memberikan susu kepada kedua putrinya itu.

Untuk menyiasati dana yang terbatas, dia berhemat dengan mengganti sebagian jatah susu dengan air the, bahkan air tajin. Miris memang, tapi itulah kenyataan. Bukan hanya kedua putri Ani yang kekurangan susu. Menurut Profesor Dr Ir Ali Khomsan, guru besar pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor, ada jutaan anak yang mengkonsumsi susu dalam jumlah sangat minim. “Anak-anak Indonesia sangat kurang minum susu, bahkan kita paling rendah bila dibandingkan dengan negara Asia lainnya,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta. (lebih…)

Read Full Post »

10 Buah untuk Sehat …

Hmm …

Sangat segar di siang yang terik ini … 😀

Tubuh memerlukan 10 jenis buah dengan 10 porsi dan 10 warna.

Wanita yang ingin mengusir keberadaan diabetes tipe 2 sebaiknya memenuhi piringnya dengan sayuran hijau dan buah-buahan. “Tapi menjauhlah dari jus buah,” inilah pesan para peneliti New Orleans. Dr Lydia A. Bazzano dari Universitas Tulane menyebutkan, melahap tiga porsi buah dengan tambahan satu porsi bayam, kale, atau sayuran hijau lain berkaitan dengan penurunan risiko diabetes lebih dari 18 tahun pada 71.346 perempuan yang terlibat dalam studi ini.

Bazzano dan timnya menemukan tiga porsi buah per hari bisa menurunkan risiko 18 persen diabetes tipe 2, sedangkan satu porsi sayuran hijau memperkecil peluang 9 persen. Dengan catatan, buah-buahan tersebut harus dikonsumsi dalam bentuk aslinya karena meneguk jus buah justru meningkatkan kemungkinan serangan penyakit tersebut hingga 18 persen. “Kandungan gula yang tinggi ditambah bentuknya cairan yang mudah diserap tubuh,” ujarnya seperti dikutip Medlineplus.

Dr Samuel Oetoro, MS, SpGK pun merekomendasikan memilih blender untuk buah-buahan yang ingin dikonsumsi bagi sebagian orang yang tidak sempat mengkonsumsi buah. “Bila diolah menjadi jus, Anda hanya dapat cairannya, seratnya akan terbuang bersama ampasnya,” ia menjelaskan. Sebaliknya, bila dilumatkan menggunakan blender, kandungan seratnya masih tetap ada. Serat tersebut, menurut dia, dapat memperlambat kenaikan kadar gula darah sehingga aman buat penderita diabetes melitus, juga baik untuk pencernaan. Berbeda dengan jus buah tanpa serat yang justru akan mempercepat kenaikan kadar gula darah.

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »