Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Gizi’

Hmm … lama gak nulis nech … lanjut dech … 🙂

Dua bocah berpakaian sederhana asyik mengisap botol susu. Yang satu berusia 2 tahun, sedangkan kakaknya lebih tua 1,5 tahun. Isi botol bening itu bukanlah cairan berwarna putih pekat, melainkan kecokelatan. Sudah bisa ditebak, itu adalah air teh. “Mau gimana lagi, sekarang semua pada mahal, terpaksa jatah minum susu si kecil dikurangi,” ujar Ani, 28 tahun, ketika ditanya alasannya tidak memberikan susu kepada kedua putrinya itu.

Untuk menyiasati dana yang terbatas, dia berhemat dengan mengganti sebagian jatah susu dengan air the, bahkan air tajin. Miris memang, tapi itulah kenyataan. Bukan hanya kedua putri Ani yang kekurangan susu. Menurut Profesor Dr Ir Ali Khomsan, guru besar pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor, ada jutaan anak yang mengkonsumsi susu dalam jumlah sangat minim. “Anak-anak Indonesia sangat kurang minum susu, bahkan kita paling rendah bila dibandingkan dengan negara Asia lainnya,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

3 Gizi ‘tuk Anak …

Hmm …

Gegap-gempita dunia yang harus dihadapi anak membuat mereka perlu asupan komplet. Satu jenis gizi saja tak cukup. Selama ini orang tua berkutat dengan asupan nutrisi sehingga sibuk belanja ke pasar swalayan, padahal gizi yang satu ini bukan satu-satunya kunci utama dalam pengasuhan anak.

Psikolog anak dan remaja, Elly Risman, menyebutkan perlunya dua gizi lain, yakni gizi jiwa dan spiritual. “Karena itulah, direkomendasi menyusui hingga dua tahun. Ini tak lain untuk kelengketan jiwa anak dengan ibu dan akhirnya berpengaruh pada irama perkembangan anak,” ujarnya. Ia menambahkan, kelekatan yang paling baik berasal dari ibunya sendiri. Nah, inilah salah satu gizi jiwa itu.

Dokter anak di Amerika Serikat, William Sears, adalah salah satu pencetus kelengketan dalam pengasuhan tersebut. Penulis lebih dari 30 buku tentang keluarga ini menyebutkan, ikatan emosional yang kuat dengan orang tua pada masa anak-anak menjadi awal dari rasa aman dan kemampuan berempati saat dewasa. (lebih…)

Read Full Post »