Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Bayi Tabung’

Peluang keberhasilan dari program Bayi Tabung, ternyata bisa ditingkatkan dengan metode Akupuntur.

Inilah temuan tim dokter dari Universitas Maryland dan Universitas Amsterdam tentang pengaruh akupunktur dalam proses bayi tabung. Hasil studi yang dipaparkan dalam British Medical Journal edisi Februari 2008 itu mengklaim terapi akupunktur dapat meningkatkan kesuksesan program bayi tabung hingga 65 persen.

Tim peneliti yang dipimpin Eric Manheimer mengevaluasi tujuh studi yang disiarkan sejak 2002 yang kemudian dibandingkan dengan uji coba terapi akupunktur terhadap 1.366 wanita yang menjajal program bayi tabung. Tusuk jarum diberikan sebelum dan setelah embrio dilekatkan pada rahim. Tim ini kemudian menyimpulkan akupunktur bisa meningkatkan peluang IVF hingga 65 persen, terutama saat pentransferan embrio, dibanding orang yang tidak mendapat tusuk jarum khas pengobatan Cina ini.

Akupunktur diyakini para ilmuwan ini bisa mendongkrak aliran darah ke uterus sebaik saat merangsang neurotransmitter meningkatkan produksi gonadotrofin -hormon yang mengontrol ovulasi pada wanita-. Nah, kondisi inilah yang mungkin membantu program bayi tabung.

Read Full Post »

Bayi Tabung Kian Aman

IVF Witness menggunakan frekuensi radio untuk mendeteksi proses pembuahan.

Kini siapa yang tak kenal dengan istilah bayi tabung atau pembuahan in vitro (IVF)?

Di negeri ini, bayi tabung pertama lahir pada 1988. Adapun peluncurannya dilakukan pada 1987 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Inilah teknik pembuahan sel telur di luar tubuh wanita. Prinsipnya, program ini mempertemukan sperma dan ovum secara in vitro (di luar tubuh) sehingga tumbuh embrio. Baru keduanya dimasukkan kembali ke rongga rahim.

Awalnya teknik reproduksi itu ditujukan bagi pasangan tidak subur yang mengalami kerusakan saluran telur. Namun, saat ini, indikasinya telah diperluas, antara lain jika calon ibu mengalami lendir mulut rahim yang abnormal, mutu sperma calon ayah kurang baik, adanya antibodi di sperma, tidak hamil juga walaupun derita endometriosis telah diobati, atau gangguan kesuburan yang (lebih…)

Read Full Post »