Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Anak’

Berobat dengan Bijak …

sick-kid

Image by Inmagine

Hmm …

Dari hidung Bella, 3 tahun, mengucur cairan. Terkadang diselingi bersin-bersin. Sang bunda pun berpikir. “Mesti ke dokter nih, biar pileknya nggak keterusan,” tuturnya dalam hati. Ia pun mengajak suaminya. Ketiganya berangkat ke dokter langganan. “Aku mau minta obat yang cespleng biar Bella tak menderita,” ujarnya. Pola seperti ini lazim ditemukan di keluarga Indonesia. Kunjungan ke dokter adalah kunjungan untuk berobat alias meminta obat.

Padahal jelas-jelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tertera bahwa konsultasi medis adalah perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan untuk mencari penyebab terjadinya penyakit dan untuk menentukan cara-cara pengobatan. Tapi, yang terjadi di negeri ini, menurut dr Purnamawati Sujud Pujiarto, SpAK, banyak yang menganggap hanya dokterlah yang paling tahu soal obat dan kesehatan.

Direktur Medik Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, yang biasa disapa Wati ini menyebut kesehatan bukan hanya urusan dokter dan tenaga medis lainnya. Pasienlah yang paling berkepentingan, dan dokter bukan berarti orang yang paling tahu soal obat-obatan.

Pasien, menurut Wati, harus paham bahwa konsultasi medis adalah cara untuk berbagi informasi, serta meminta penjelasan dan kejelasan. Walhasil, pasien pun harus mempelajari dasar-dasar kesehatan dan proaktif bertanya dan mencari tahu. “Sehingga pemakaian obat pun dilakukan dengan bijak,” ucapnya.

(lebih…)

Read Full Post »

30 Menit yang Berkualitas …

Hmm …

Bermain dengan anak selama 30 menit per hari lebih baik daripada empat jam seminggu sekali.

Ketika suara azan subuh mulai menggema, Atika mulai bangun dari tidurnya. Ia tak langsung bangun. Mendekati pukul 05.00, ibu tiga anak ini baru bangkit dari peraduannya. Pukul 06.15, ia bersama suaminya sudah siap melaju. Ia masih sempat bertegur sapa dengan si sulung yang tengah sarapan, tapi dua buah hatinya yang lain masih terlelap. Sesekali ia pulang malam sehingga kesempatan untuk bertemu dengan ketiga bocahnya tak ada lagi.

Bila ada kesempatan untuk pulang lebih awal, ibu berusia 38 tahun ini langsung meluncur pulang tanpa menunggu dijemput suaminya. “Biar sempat bermain dengan anak-anak,” ujarnya. Paling tidak, mereka ditidurkan oleh sang bunda tersayang. Model Arzetti Bilbina Setyawan pun mengaku, saat terindah adalah manakala bersama ketiga buah hatinya. “Setiap pulang kerja saya selalu menyempatkan diri bermain dengan anak. Walaupun badan sudah lelah, mau tak mau sebagai ibu hal itu harus saya lakukan,” katanya. (lebih…)

Read Full Post »

3 Gizi ‘tuk Anak …

Hmm …

Gegap-gempita dunia yang harus dihadapi anak membuat mereka perlu asupan komplet. Satu jenis gizi saja tak cukup. Selama ini orang tua berkutat dengan asupan nutrisi sehingga sibuk belanja ke pasar swalayan, padahal gizi yang satu ini bukan satu-satunya kunci utama dalam pengasuhan anak.

Psikolog anak dan remaja, Elly Risman, menyebutkan perlunya dua gizi lain, yakni gizi jiwa dan spiritual. “Karena itulah, direkomendasi menyusui hingga dua tahun. Ini tak lain untuk kelengketan jiwa anak dengan ibu dan akhirnya berpengaruh pada irama perkembangan anak,” ujarnya. Ia menambahkan, kelekatan yang paling baik berasal dari ibunya sendiri. Nah, inilah salah satu gizi jiwa itu.

Dokter anak di Amerika Serikat, William Sears, adalah salah satu pencetus kelengketan dalam pengasuhan tersebut. Penulis lebih dari 30 buku tentang keluarga ini menyebutkan, ikatan emosional yang kuat dengan orang tua pada masa anak-anak menjadi awal dari rasa aman dan kemampuan berempati saat dewasa. (lebih…)

Read Full Post »