Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

Berobat dengan Bijak …

sick-kid

Image by Inmagine

Hmm …

Dari hidung Bella, 3 tahun, mengucur cairan. Terkadang diselingi bersin-bersin. Sang bunda pun berpikir. “Mesti ke dokter nih, biar pileknya nggak keterusan,” tuturnya dalam hati. Ia pun mengajak suaminya. Ketiganya berangkat ke dokter langganan. “Aku mau minta obat yang cespleng biar Bella tak menderita,” ujarnya. Pola seperti ini lazim ditemukan di keluarga Indonesia. Kunjungan ke dokter adalah kunjungan untuk berobat alias meminta obat.

Padahal jelas-jelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tertera bahwa konsultasi medis adalah perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan untuk mencari penyebab terjadinya penyakit dan untuk menentukan cara-cara pengobatan. Tapi, yang terjadi di negeri ini, menurut dr Purnamawati Sujud Pujiarto, SpAK, banyak yang menganggap hanya dokterlah yang paling tahu soal obat dan kesehatan.

Direktur Medik Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, yang biasa disapa Wati ini menyebut kesehatan bukan hanya urusan dokter dan tenaga medis lainnya. Pasienlah yang paling berkepentingan, dan dokter bukan berarti orang yang paling tahu soal obat-obatan.

Pasien, menurut Wati, harus paham bahwa konsultasi medis adalah cara untuk berbagi informasi, serta meminta penjelasan dan kejelasan. Walhasil, pasien pun harus mempelajari dasar-dasar kesehatan dan proaktif bertanya dan mencari tahu. “Sehingga pemakaian obat pun dilakukan dengan bijak,” ucapnya.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »